TAFSIR JALALAIN SEBAGAI LENSA KULTURAL STUDI KAWASAN (Kontribusi Dalam Islam Nusantara)

Authors

  • Muthoharoh Student of UIN SAIZU

DOI:

https://doi.org/10.46870/jstain.v8i1.2507

Keywords:

Tafsir Jalalain; Islam Nusantara; Studi Kawasan; Kebudayaan; Pesantren.

Abstract

Artikel ini membahas peran penting Tafsir Jalalain dalam konteks pemahaman Islam di Indonesia, dengan fokus khusus pada kontribusinya terhadap budaya dan pendidikan di kawasan Nusantara. Tafsir Jalalain, sebagai salah satu tafsir Al-Qur'an yang paling banyak dijadikan rujukan di pesantren, berfungsi tidak hanya sebagai media pengetahuan agama, tetapi juga sebagai alat untuk menyebarluaskan ideologi Ahlu Sunnah Wal Jamaah dengan mazhab Syafi'i dalam fikih dan Asy'ari dalam akidah. Dengan pendekatan yang ringkas dan mudah dipahami, tafsir ini memfasilitasi pemahaman mendalam terhadap ajaran Al-Qur'an, sekaligus memperkuat nilai-nilai moral yang menjadi landasan etika dalam interaksi sosial masyarakat.Artikel ini juga menunjukkan bagaimana Tafsir Jalalain berdedikasi dalam pembentukan identitas budaya Islam di Indonesia. Melalui pengkhususan dalam konteks lokal, tafsir ini memberi ruang untuk melahirkan karya-karya tafsir Nusantara, yang pada peranya memberikan wawasan tentang norma dan nilai dalam masyarakat Muslim. Secara keseluruhan, kesimpulan dari tulisan ini menegaskan bahwa Tafsir Jalalain memiliki signifikansi yang luas dalam pengembangan pemahaman Islam yang kontekstual dan relevan dengan kearifan lokal, menjadikannya sumber penting untuk studi kawasan terkait Islam Nusantara.

Downloads

Download data is not yet available.

References

al-Ashfahani, Raghib. (2017). Kamus Al-Qur'an. Depok: Pustaka Khazanah Fawaid.

Al-Mahalli, J. & al-Suyuthi, J. (2013). Tafsir Jalalain. Beirut: Dar Al-Kutub Al-'Ilmiyah.

Al-Shobuni, Muhammad 'Ali. (2019). Sofwatut Tafasir, fi Syarh Tafsir Jalalain. Beirut: Dar Al-Asriyyah.

Arjuna, K. (2023). Studi Terjemah Al-Qur'an Kawasan Asia Tenggara. Asy-Syukriyyah, 24(2), 120-142.

Azra, Azyumardi. (1994). Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII: Melacak Akar-Akar Pembaruan Pemikiran Islam di Indonesia. Bandung: Mizan.

Fadlal, K. (2016). Studi Tafsīr Jalālain di Pesantren dan Ideologisasi Aswaja. Nun: Jurnal Studi Alquran dan Tafsir di Nusantara, 2(2), 26-54.

Feener, R. M. (1998). Notes Toward the History of Qur'anic Exegesis in Southeast Asia. Studia Islamika: Indonesian Journal for Islamic Studies, 5(3), 47-76.

Gusmian, Islah. (2013). Khazanah Tafsir Indonesia: dari Hermeneutika hingga Ideologi. Yogyakarta: LKiS.

Karim Khadhir, Abdul. At-Ta'liq 'ala Tafsir Jalalain. Maktabah Syamilah.

Mustafa al-Farran, Ahmad. (2006). Tafsir al-Imam Syafi'i. Riyadh: Dar Tadmoria.

Parninsih, I., Alwi HS, M., Asmullah, A., & Kuba, I. A. (2026). Tafsir al-Jalalayn in Contemporary Islamic Scholarship: A Systematic Review and Its Academic, Social, and Religious Impact. The International Journal of Pegon: Islam Nusantara Civilization, 16(1), 103-124.

Rahmadi, F., Latif, L. M., & Rizki, A. (2026). Epistemological Analysis and Pedagogical Challenges of Tafsīr al-Jalālayn Instruction at Dayah Istiqamatuddin Darul Mu'arrif Aceh Besar. TAFSE: Journal of Qur'anic Studies, 11(1), 58-72.

Riddell, Peter G. (1990). Transferring a Tradition: 'Abd al-Ra'uf al-Singkili's Rendering into Malay of the Jalalayn Commentary. Berkeley: Centers for South and Southeast Asia Studies, University of California (Monograph Series No. 31).

Steenbrink, Karel A. (1984). Beberapa Aspek tentang Islam di Indonesia Abad ke-19. Jakarta: Bulan Bintang.

Syahni, A. (2019). Mufassir dan Kitab Tafsir Nusantara (Tafsir Turjuman al-Mustafid Karya Abd. Rauf As-Singkilli). Nun: Jurnal Studi Alquran dan Tafsir di Nusantara, 5(1), 33-51.

Usman, I. (2021). Tafsir dan Budaya Aceh. TAFSE: Journal of Qur'anic Studies, 6(2), 243-252.

Downloads

Published

11-10-2026

How to Cite

Muthoharoh. (2026). TAFSIR JALALAIN SEBAGAI LENSA KULTURAL STUDI KAWASAN (Kontribusi Dalam Islam Nusantara). AL-MUTSLA, 8(1). https://doi.org/10.46870/jstain.v8i1.2507