Analisis Semiotika dalam Ritual Mattulaq Bala Relevansinya dengan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Desa Pambusuang

Authors

  • Rustan MTsN 1 Polewali Mandar
  • M. Dalif Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene
  • Hamzah S. Fathani Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene
  • Muhammad Rais Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

DOI:

https://doi.org/10.46870/jstain.v8i1.2379

Keywords:

Analisis Semiotika

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna semiotik dalam ritual mattulaq bala serta menganalisis relevansinya dengan pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis dan analisis semiotika berdasarkan teori Charles Sanders Peirce. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan sumber data utama meliputi tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan, dan masyarakat pesisir. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual mattulaq bala mengandung makna simbolik yang kuat, meliputi nilai tauhid, taqarrub (pendekatan diri kepada Tuhan), dan keselamatan sosial-spiritual. Simbol-simbol seperti pisang, bannoq, dan kue tradisional merepresentasikan harapan akan keberlanjutan hidup, rezeki, dan perlindungan dari marabahaya. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang signifikan dengan materi PAI, terutama dalam aspek akidah, ibadah, dan akhlak. Kesimpulannya, ritual mattulaq bala tidak hanya berfungsi sebagai tradisi budaya, tetapi juga sebagai media edukatif yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai Islam berbasis kearifan lokal. Implikasinya, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan pembelajaran PAI yang kontekstual dan berbasis budaya lokal, serta berkontribusi dalam pelestarian tradisi dan penguatan identitas keislaman masyarakat Mandar.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

DAFTAR PUSTAKA

Alimuddin, M. R. (2025). Ussul Agama Orang Mandar. Polewali Mandar: Teluk Mandar Kreatif.

Amin Khoirul Abidin. (2021). Ringkasan Buku Pengantar Ilmu Antropologi Karya Prof. Dr. Koentjaraningrat. Akademia.id.

Atkin, Albert. (2023). "Peirce's Theory of Signs". Dalam E. N. Zalta & U. Nodelman (Eds.), The Stanford Encyclopedia of Philosophy. Stanford University.

Harioko, Sapto., Bahartiar., & Fajar Arwadi. (2020). Analisis Data Penelitian Kualitatif: Konsep, Teknis & Prosedur Analisis. Makassar: Badan Penerbit UNM.

Latif, Yudi. (2020). Pendidikan yang Berkebudayaan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Lexy J. Moleong. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Saputra, Chandra Purnama., & Ahmad Saeful. (2020). Merawat Tunas Kesadaran: Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan dalam Masyarakat Majemuk Indonesia. Jakarta: PSIK-Indonesia.

Saputra, Chandra., & Reza Suriaputra (Eds.). (2021). Imajinasi Nusantara: Budaya Lokal dan Pengetahuan Tradisional dalam Masyarakat Indonesia Kontemporer. Jakarta: PSIK-Indonesia.

Downloads

Published

30-06-2026

How to Cite

Rustan, M. Dalif, Hamzah S. Fathani, & Muhammad Rais. (2026). Analisis Semiotika dalam Ritual Mattulaq Bala Relevansinya dengan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Desa Pambusuang. AL-MUTSLA, 8(1), 437–454. https://doi.org/10.46870/jstain.v8i1.2379